Mikrokontroler adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mengendalikan alat elektronik lainnya dengan ukuran mikro. Mikrokontroller bekerja berdasarkan nilai yang ada pada register program counter, jadi pada dasarnya kerja mikrokontroller sangatlah tergantung pada urutan instruksi yang dijalankannya. Dengan menggunakan mikrokontroler dapat dibuat miniatur alat pembersih kaca otomatis dengan panjang 20 Cm yang bekerja menggunakan metode timer dengan tenggang waktu 1 menit 12 detik. Dengan Miniatur ini bisa dibuat alat pembersih kaca dengan ukuran yang sebenarnya yang dapat memudahkan pekerjaan pekerja pembersih kaca.
Jakarta dan daerah sekitarnya terdapat banyak sekali gedung bertingkat dengan permukaan yang dilapisi kaca dan kaca tersebut perlu dibersihkan agar tidak tampak kotor. Saat ini membersihkan kaca gedung masih menggunakan alat manual untuk mengangkut para pekerja pembersih kaca yang disebut dengan gondola. Gondola tersebut mengangkut pekerja dari satu lantai ke lantai yang lainnya. Kendala yang dihadapi, apabila cuaca yang terlalu panas dan turun hujan maka permbersihan kaca bisa terhambat dan tidak tepat waktu karena gondola tersebut tidak memiliki penutup atau atap yang bisa melindungi pekerja dari cuaca panas maupun hujan.
Alat pembersih kaca otomatis bekerja secara otomatis dari awal dinyalakan alat bergerak kesamping lalu turun satu lantai dan bergerak kesamping lagi. Di mulai dari kaca bagian atas sampai selesai satu baris atau satu lantai lalu bergerak turun dan mulai membersihkan satu baris kaca di lantai tersebut. Alat tersebut tidak mengenal cuaca sehingga pembersihan kaca bisa tetap dilakukan dan selesai tepat waktu.
Dengan bantuan alat pembersih kaca otomatis ini pekerjaan membersihkan kaca gedung kantor menjadi tepat waktu untuk dibersihkan sesuai dengan program yang telah dibuat.
Diambil dari Penulisan Ilmiah yang dimiliki oleh:
Nama : Hilmi Permana A
NPM : 21103017
Fakultas : Ilmu Komputer
Jurusan : Sistem Komputer
Pembimbing : Ir. Fitri Sjafrina MM
Kamis, 03 Juni 2010
Kata Ganti pada Penulisan Ilmiah
Kata Ganti pada Penulisan Ilmiah yang berjudul:
MIKROKONTROLLER AT89S51 SEBAGAI PENUNJANG
KANTOR OTOMATIS UNTUK PEMBERSIH KACA
GEDUNG MENGGUNAKAN BAHASA ASSEMBLER
Daftar Kata Ganti
Abstraksi
Kata ganti petunjuk : Ini (2 kali)
Tersebut (1 kali)
Bab 1
Kata Ganti orang pertama : Penulis (5 kali)
Kata ganti petunjuk : Ini (5 kali)
Bab 2
Kata Ganti orang pertama : Kita (6 kali)
Kata ganti petunjuk : Ini (36 kali)
Bab 3
Kata Ganti orang pertama : Penulis (1 kali)
Kata ganti petunjuk : Tersebut (3 kali)
Ini (4 kali)
Bab 4
Kata ganti petunjuk : Ini (1 kali)
Bab 5
Kata Ganti orang pertama : Penulis (1 kali)
Kata ganti petunjuk : Tersebut (5 kali)
Ini (2 kali)
Diambil dari Penulisan Ilmiah yang dimiliki oleh:
Nama : Hilmi Permana A
NPM : 21103017
Fakultas : Ilmu Komputer
Jurusan : Sistem Komputer
Pembimbing : Ir. Fitri Sjafrina MM
MIKROKONTROLLER AT89S51 SEBAGAI PENUNJANG
KANTOR OTOMATIS UNTUK PEMBERSIH KACA
GEDUNG MENGGUNAKAN BAHASA ASSEMBLER
Daftar Kata Ganti
Abstraksi
Kata ganti petunjuk : Ini (2 kali)
Tersebut (1 kali)
Bab 1
Kata Ganti orang pertama : Penulis (5 kali)
Kata ganti petunjuk : Ini (5 kali)
Bab 2
Kata Ganti orang pertama : Kita (6 kali)
Kata ganti petunjuk : Ini (36 kali)
Bab 3
Kata Ganti orang pertama : Penulis (1 kali)
Kata ganti petunjuk : Tersebut (3 kali)
Ini (4 kali)
Bab 4
Kata ganti petunjuk : Ini (1 kali)
Bab 5
Kata Ganti orang pertama : Penulis (1 kali)
Kata ganti petunjuk : Tersebut (5 kali)
Ini (2 kali)
Diambil dari Penulisan Ilmiah yang dimiliki oleh:
Nama : Hilmi Permana A
NPM : 21103017
Fakultas : Ilmu Komputer
Jurusan : Sistem Komputer
Pembimbing : Ir. Fitri Sjafrina MM
Tugas Kata Baku
- aktif, aktip
- aktivitas, aktifitas
- al Quran, alquran
- analisis, analisa
- Anda, anda
- apotek, apotik (ingat: apoteker, bukan apotiker)
- asas, azas
- atlet, atlit (ingat: atletik, bukan atlitik)
- bus, bis
- besok, esok
- diagnosis, diagnosa
- ekstrem, ekstrim
- embus, hembus
- Februari, Pebruari
- frekuensi, frekwensi
- foto, Photo
- gladi, geladi
- hierarki, hirarki
- hipnosis (nomina), menghipnosis (verba), hipnotis (adjektiva)
- ibu kota, ibukota
- ijazah, ijasah
- imbau, himbau
- indera, indra
- indragiri, inderagiri
- istri, isteri
- izin, ijin
- jadwal, jadual
- jenderal, jendral
- Jumat, Jum'at
- kanker, kangker
- karier, karir
- Katolik, Katholik
- kendaraan, kenderaan
- komoditi, komoditas
- komplet, komplit
- konkret, konkrit, kongkrit
- kosa kata, kosakata
- kualitas, kwalitas, kwalitet
- kuantitas, kwantitas
- kuitansi, kwitansi
- kuno, kuna
- lokakarya, loka karya
- maaf, ma'af
- makhluk, mahluk, mahkluk (salah satu yang paling sering salah)
- mazhab, mahzab
- metode, metoda
- mungkir, pungkir (Ingat!)
- nakhoda, nahkoda, nakoda
- narasumber, nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain)
- nasihat, nasehat
- negatif, negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa)
- November, Nopember
- objek, obyek
- objektif, obyektif/p
- olahraga, olah raga
- orang tua, orangtua
- paham, faham
- persen, prosen
- pelepasan, penglepasan
- penglihatan, pelihatan; pengecualian
- permukiman, pemukiman
- perumahan, pengrumahan; baik untuk arti housing maupun PHK
- pikir, fikir
- Prancis, Perancis
- praktik, praktek (Ingat: praktikum, bukan praktekum)
- provinsi, propinsi
- putra, putera
- putri, puteri
- realitas, realita
- risiko, resiko
- saksama, seksama (Ingat!)
- samudra, samudera
- sangsi (=ragu-ragu), sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar, salah)
- saraf, syaraf
- sarat (=penuh), syarat (=kondisi yang harus dipenuhi)
- sekretaris, sekertaris
- sekuriti, sekuritas
- segitiga, segi tiga
- selebritas, selebriti
- sepak bola, sepakbola
- silakan, silahkan (Ingat!)
- sintesis, sintesa
- sistem, sistim
- sorga, surga, syurga
- subjek, subyek
- subjektif, subyektif/p
- Sumatra, Sumatera
- standar, standard
- standardisasi, standarisasi
- tanda tangan, tandatangan
- tahta, takhta
- teknik, tehnik
- telepon, tel(f/p)on, telefon, tilpon
- teoretis, teoritis (diserap dari: theoretical)
- terampil, trampil
- ubah (=mengganti), rubah (=serigala) -- sepertinya kedua-duanya berlaku
- utang, hutang (Ingat: piutang, bukan pihutang)
- wali kota, walikota
- Yogyakarta, Jogjakarta
- zaman, jaman
Kata Baku
Kata Baku dalam bahasa Indonesia seringkali salah dalam pengucapan maupun penulisan. ini Daftar kata baku berikut ini disusun menurut urutan abjad. Kata pertama adalah kata baku menurut KBBI (kecuali ada keterangan lain) dan dianjurkan digunakan, sedangkan kata-kata selanjutnya adalah variasi ejaan lain yang kadang-kadang juga digunakan.
Adanya ragam baku, termasuk lafal baku, untuk bahasa Indonesia merupakan tuntutan Sumpah Pemuda dan UUD 1945.
Pengikraran bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan dengan nama bahasa Indonesia menuntut setiap orang Indonesia untuk bisa berkomunikasi satu sama lain baik secara lisan maupun secara tertulis dalam bahasa persatuan. Penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara berarti bahwa segala bentuk kegiatan dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara dilakukan dalam bahasa Indonesia. Semua kegiatan komunikasi verbal dalam bahasa Indonesia itu, secara lisan atau secara tertulis, hanya akan mencapai hasil yang baik jika ada semacam rujukan yang dimiliki bersama--dalam hal ini ragam baku bahasa Indonesia.
Bagi Indonesia yang penduduknya menggunakan ratusan bahasa daerah dan tersebar di ribuan kepulauan, kehadiran suatu bahasa baku, termasuk lafal baku bukan hanya perlu tetapi suatu keharusan. Upaya untuk menentang pembakuan bahasa Indonesia sama artinya mengkhianati Sumpah Pemuda yang telah mengikrarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Langganan:
Komentar (Atom)